7 Mei 2010

Hubungan Lazio-Inter Makin Harmonis



Usai perdebatan Lazio telah membantu Inter Milan dalam perburuan scudetto, dua klub ini akan kembali menjalin kerja sama. Kali ini pertukaran pemain menjadi perekat poros Inter-Lazio.

Seperti dilansir La Gazzetta dello Sport, Jumat 7 Mei 2010, Lazio kabarnya siap menjual bek kirinya Aleksandar Kolarov ke Inter asalkan bisa meminjam Mario Balotelli.

Bukan rahasia jika Kolarov telah menjadi target utama Jose Mourinho musim panas nanti. Sebenarnya Mourinho telah berniat memboyong Kolarov pada Januari lalu, namun gagal.

Kolarov sepertinya juga mulai menyambut ketertarikan Inter. Bek timnas Serbia ini bersedia tinggal di Lazio asal klub bisa memperlihatkan ambisi besarnya musim depan.

Jika transaksi ini berhasil, maka Kolarov akan bergabung dengan Goran Pandev yang pernah menjadi pilar Lazio. Kontrak Kolarov sendiri baru akan berakhir pada 2010 mendatang.
Readmore »

Ettore Mendicino : "Saya Akan Pulang Dengan Membawa Banyak Pengalaman Sebagai Bekal"



Dalam wawancara eksklusif dg stasiun Radio Sei, Ettore Mendicino menyatakan bahwa Lazio telah banyak berkorban untuknya, dan dia sekarangbersiap utk bersaing memperebutkan tempat di tim utama. "Yang menjadi pertanyaan adalah, bersama Lazio, anda tidak akan pernah tahu kapan saatnya anda mendapatkan kesempatan bermain.

Lihatlah pengalaman Roberto Baronio, dia bergabung sejak tahun 1996 dan kesempatan yg didapatkannya baru menghampiri di tahun 2009 ketika pelatih memilih utk menjadikannya kunci permainan di sektor lapangan tengah Biancoceleste.

Ettore Mendicino belakangan menjadi pemain kunci dari musim gemilang yg dijalani oleh Crotone, mencetak 2 gol dari total 20 pertandingan.Saat ini Crotone sangat mungkin promosi mengacu pada posisi tim dari daerah Calabria tersebut yg masih berada di zona play-off. Mereka bersaing dg Torino, yg juga berjuang utk kembali berpartisipasi di Serie A musim depan.

Kebijakan Crotone musim ini adalah bermain dg semangat dan antusiasme ala pemain2 muda, hal ini dibuktikan dg banyaknya pemain muda yg menghiasi skuad mereka. Diantaranya adalah Ettore Mendicino, satu dari dua pemain muda yg dipinjam dari Lazio (pemain muda lainnya yg dipinjam dari Lazio adalah Richard Immortelle). Ettore, yg berposisi sbg striker (mencetak 2 gol melawan Citadela dan Lecce) berbicara kepada Lazio melalui stasiun Radio Sei utk menyuarakan sikapnya terhadap masa depannya di klub asal ibukota Italia tersebut.
Readmore »

Kolarov Akan Dilepas Lazio



Lazio dikabarkan siap menjual Aleksandar Kolarov ke Inter Milan , dan meminjam Mario Balotelli. La Gazzetta dello Sport melaporkan Claudio Lotito, presiden Lazio, akan menggunakan uang hasil penjualan Kolarov untuk menyeimbangkan pembukuannya, dan mendatangkan pemain dengan harga jauh lebih murah.

Di sisi lain Inter menginginkan Kolarov sejak Januari 2010. Bahkan Jose Mourinho sempat meminta direktur olahraga Marco Branca melayangkan tawaran, tapi tidak terjadi kesepakatan harga. Kolarov, usai laga melawan Inter Milan yang mengecewakan, mengatakan hanya akan bertahan jika Biancoceleste punya ambisi menjadi juara. Jika tidak, Kolarov akan memutuskan pergi.

Pemain internasional Serbia itu terikat kontrak di Stadio Olimpico Roma sampai 2012, dan tidak berusaha meminta perpanjangan. Lotito, tulis La Gazzetta dello Sport, akan berupaya berunding dengan Branca. Ia ingin peminjaman Balotelli masuk ke dalam kesepakatan penjualan Kolarov.

Masa depan Balotelli di Inter kian tidak jelas, setelah sering terlibat adu argumentasi dengan Jose Mourinho. Inter juga akan menghadapi tekanan fansnya agar melepas pemain keturunan Ghana itu.
Readmore »

19 April 2010

Totti Meminta Maaf Kepada Lazio



elatih Lazio, Eduardo Reja, mengecam keras tindakan Francesco Totti pasca derby ibukota. Maka kapten AS Roma itu pun meminta maaf jika rivalnya itu tersinggung karena ia hanya ingin merayakan kemenangan.

Laga Lazio kontra Roma yang berakhir 1-2 untuk tim tamu memang berjalan sangat panas dan sengit dari awal. Terbukti wasit harus mengeluarkan sembilan kartu kuning dan satu kartu merah dalam pertandingan itu.

Usai laga itu Lazio mendapat perlakuan tak mengenakkan dari Totti. Di depan fans Roma, pemain usia 33 tahun itu mengangkat dua jempolnya ke udara namun dalam posisi terbalik. Dan itu dianggap sebagai sebuah penghinaan oleh Reja dan ia pun meminta Totti dihukum 10 laga.

Merasa lawan berang atas tindakannya tersebut, Totti pun langsung menghaturkan maaf dan menilai apa yang dilakukan itu hanya sebatas euforia kemenangan saja, dan tak ada maksud untuk melecehkan 'Tim Elang Ibukota'.

Baginya wajar jika sebuah pertandingan antar tim sekota berlangsung dengan panas. Dan ia pun tak masalah dengan apa yang dilakukan para pemain Lazio di masa lalu yang sempat bersikap seperti Totti barusan.

"Saya meminta maaf jika ada yang merasa tersakiti karena cara saya dalam merayakan kemenangan ini. Saya membiarkan diri saya larut dalam atmosfer dan gairah kemenangan ini. Tapi saya tidak bermaksud menyakiti siapa pun," ujar Totti di Football Italia.

"Derby antara kami dan Lazio ya seperti ini dan setiap orang di Roma tahu itu dengan baik. Saya tidak kecewa jika seseorang menggunakan foto saat saya sedang menunjukkan sikap provokatif untuk memanas-manasi para pemain di Formello," sambungnya.

"Di masa lalu banyak pemain termasuk Biancocelesti merayakan secara berlebihan . Yang ada adalah selebrasi dan perlakukan sarkasme di akhir laga itu semakin mewarnai atmosfer yang sudah terasa di kota ini," pungkasnya
Readmore »

Reja : Totti Layak Dihukum 10 Pertandingan



Kalah atas AS Roma dalam Derby della Capitale benar-benar membuat Lazio 'panas'. Apalagi Francesco Totti mengeluarkan bahasa tubuh mengejek yang dianggap layak dapat hukuman 10 laga.

Laga antara dua tim ibukota Italia, Lazio vs Roma, berjalan sengit di Stadion Olimpico dengan sembilan kartu kuning dan satu kartu merah keluar dari kantong wasit.

Lazio sempat mencuatkan harapan untuk bisa keluar sebagai pemenang setelah bikin gol lebih dulu melalui Tommaso Rocchi. Namun I Lupi mampu membalas melalui Mirco Vucinic yang melesakkan dua gol sekaligus. Roma menang 2-1.

Usai laga tersebut Lazio harus menerima perlakuan tak enak dari Totti. Di depan fans Roma, sang kapten mengangkat dua jempolnya ke udara namun dalam posisi terbalik. Ini dianggap sebagai sebuah penghinaan oleh pelatih Edy Reja.

"Sungguh mengecewakan di akhir pertandingan harus dirusak dengan sikap seperti itu. Totti bisa menghindari melakukan bahasa tubuh seperti itu dan itu bisa memunculkan masalah. Itu bukan tindakan yang sportif," seru Reja di Football Italia.

Atas tindakannya itu, Reja menyebut kalau Totti layak dapat hukuman berat berupa larangan berlaga di 10 pertandingan.

"Ada banyak pelanggaran dan aksi keras, tapi tak ada yang terjadi di terowongan pemain. Saya pikir Totti harus dihukum 10 pertandingan," pungkas pelatih 64 tahun itu.
Readmore »

Hasil Pertandingan SERIE A : LAZIO vs Roma (1-2)



Sembilan kartu kuning dan satu kartu merah mewarnai Derby Ibukota antara Lazio dan AS Roma, Minggu (18/4/2010) malam WIB. Il Lupi hadir sebagai pemenang dengan skor 2-1 lewat dua gol Mirko Vucinic.

Duel yang dihelat di Olimpico Roma itu berjalan panas dan sengit sejak awal mengingat misi yang dibawa kedua tim. Lazio ingin menjauhi zona degradasi sementara Roma mau merebut kembali capolista yang 48 jam dikuasai Inter Milan.

Hal di atas tergambar dari wasit yang menghadiahi dua kartu kuning untuk Lazio yang bertindak sebagai tuan rumah, sementara Roma kebagian enam. Cristian Ledesma dari Lazio menjadi pemain yang terkena kartu merah.

Empatbelas menit laga berjalan Lazio unggul duluan. Umpan lambung Christian Brocchi menemui Rocchi yang masuk di antara kawalan Juan dan Nicolas Burdisso. Sambil menjatuhkan badan, Rocchi menyontek bola ke jala Julio Sergio.

Tak ada peluang lagi yang tercipta hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama. Lazio masih unggul 1-0.

Lazio punya peluang untuk menjauhkan skor di menit ke-47 setelah wasit menunjuk titik putih. Sergio Floccari yang maju sebagai eksekutor gagal menunaikan tugasnya setelah bola membentur kaki Sergio.

Enam menit sesudahnya Roma berhasil menyamakan kedudukan. Pelanggaran Alexandre Kolarov terhadap Rodrigo Taddei di kotak penalti membuahkan hadiah penalti. Vucinic sukses menyarangkan bola dari eksekusi 12 pas tersebut.

Vucinic! Free kick keras penyerang asal Montenegro itu di menit ke-63 menembus jala Fernando Muslera dan membawa Roma balik memimpin 2-1.

Pada menit ke-76 akselerasi Mauro Zarate di sisi kanan penyerangan Lazio berhasil menembus pertahanan Roma dan diakhirinya dengan tendangan keras mendatar yang masih tepat di pelukan Sergio.

Lazio harus bermain dengan sepuluh orang ketika Cristian Ledesma menerima kartu merah pada menit ke-90 karena memprotes wasit terlalu keras. Laga sepanjang 95 menit usai skor 2-1 tetap menjadi milik Roma. Laga derby ini semakin panas karena usai laga pemain dari kedua tim terlibat keributan kecil di lapangan.

Dengan raihan tiga poin ini membawa tim asuhan Claudio Ranieri balik ke puncak dengan 71 poin, unggul satu dari Inter, dengan menyisakan empat pekan lagi. Biancoceleste di posisi ke-16 dengan 37 poin, hanya selisih empat dari Atalanta yang menghuni posisi terakhir zona merah alias urutan ke-18
Readmore »

16 April 2010

Rocchi : Lazio Siap Tempur


Penyerang Lazio Tommaso Rocchi siap menghancurkan Roma saat kedua tim satu kota itu berduel pekan ini pada sebuah laga bertajuk Derby della Capitale.

"Kami siap tempur," tegas pemain berusia 32 tahun itu pada penggemar Biancoceleste yang berkumpul di gerbang Formello.

"Pertandingan ini sangat penting, kami sudah merasakannya. Kami tidak takut sama sekali."

"Klasemen tidak menggambarkan apapun, hanya 90 menit pertandingan yang akan menentukan. Kami mendapat dosis adrenalin yang tepat, Anda akan lihat nanti." tegasnya.

Roma memenangkan derby pertama musim ini dengan skor tipis 1-0. Saat itu kapten Giallorossi Francesco Totti memperlihatkan tanda jempol ke bawah sesaat setelah pertandingan usai yang berarti Lazio akan terdegradasi musim ini.

"Kami ingat peristiwa itu dan siap membalasnya."
Readmore »

Peruzzi : Lazio Akan Mengejutkan


Angelo Peruzzi pernah membela AS Roma dan juga Lazio. Saat menganalisa Derby della Capitale, Peruzzi menilai Francesco Totti bisa jadi penentu untuk Roma sementara Lazio mengandalkan kejutan.

Mantan Numero Uno Italia tersebut memulai karir bersepakbolanya bersama Roma pada tahun 1986–1989. Uniknya, mantan kiper tersebut justru mengakhiri karir bersama Lazio yang notabene adalah rival sekota Roma.

Akhir pekan ini tim terakhir Peruzzi akan bersua dengan tim pertamanya, Senin (19/4/2010) dinihari WIB, dengan Lazio berposisi sebagai tuan rumah.

"Derby kota Roma adalah pertandingan yang berbeda dengan laga-laga lainnya dan saya tahu bagaimana rasanya sebelum menjalani derby sebagai seorang pemain," kata Peruzzi di Football Italia.

Roma yang akhir pekan ini jadi tim tamu akan berusaha meraih kemenangan demi menjaga pucuk klasemen dalam usaha menjadi jawara Seri A. Peruzzi menilai Il Capitano Totti akan pegang banyak peranan dalam hal ini.

"Jika Totti dalam kondisi fisik yang bagus, dia bisa mengubah masa depan tim manapun, bukan hanya Roma yang beruntung bisa memiliki pemain seperti dirinya tersedia di saat seperti ini."

"Totti bisa jadi penentu untuk perebutan gelar dan tentu saja untuk pertandingan lawan Lazio," analisa dia.

Sementara untuk 'Si Elang' sendiri, yang sedang berusaha menjauhi zona maut, masih berpotensi bikin hasil di luar dugaan meski kurang diunggulkan atas 'Si Serigala'.

"Menurut saya Biancocelesti dapat mengandalkan tiga penyerang yang punya level tinggi: (Tommaso) Rocchi, (Sergio) Floccari dan (Mauro) Zarate. Saya akan bilang bahwa Lazio bisa bikin kejutan dari hal itu dan mereka harus memaksimalkannya untuk menang," tandas Peruzzi.
Readmore »

Lazio Akan Membuat Roma Kesulitan



Roma akan menghadapi ujian berat akhir pekan ini, dengan menghadapi Lazio dalam laga derby ibukota Italia.

Dengan performa saat ini, Roma menjadi pihak yang diuntungkan memenangi laga, namun pelatih Lazio Edy Reja menegaskan tak akan memberikan pertandingan yang mudah untuk pemuncak sementara Serie A Italia itu.

"Banyak sekali yang membedakan kami. Roma saat ini berada di performa yang lebih baik dan pastinya mereka lebih difavoritkan," ujar Edy Reja dikutip Football Italia.

"Tapi Lazio juga bermain bagus. Kami percaya dengan diri kami sendiri. Kami akan melakukan segalanya dan berniat untuk merebut setiap bola dan membuat Roma banyak mendapat kesulitan," tegasnya lagi.

Ditambahkan Edy Reja, timnya berniat untuk meraih poin penuh di pertandingan ini dan memberikan kepuasan kepada pendukung Lazio.
Readmore »

Lazio Harus Bayarkan Manfredini Kompensasi


Setelah harus melepas Goran Pandev ke Inter Milan berdasarkan perintah pengadilan, kini Lazio harus membayar kompensasi sebesar €80 ribu kepada Christian Manfredini.

Manfredini mengajukan Lazio ke meja hijau setelah bersengketa tentang pelanggaran kontrak. Lazio membekukan status beberapa pemain awal musim terkait isu kesetiaan terhadap klub.

Seperti yang dilansir Football Italia, pengadilan mengharuskan Lazio membayar kompensasi kepada Manfredini serta memulihkan status sang pemain dalam tim. Kemenangan ini menyusul jejak Pandev, tapi tidak dengan upaya Cristian Ledesma.

Gelandang asal Argentina itu juga berupaya membawa masalahnya ke pengandilan, tapi tidak berhasil dan kini kembali bermain untuk Lazio setelah menggelar negosiasi.
Readmore »