19 April 2010

Totti Meminta Maaf Kepada Lazio



elatih Lazio, Eduardo Reja, mengecam keras tindakan Francesco Totti pasca derby ibukota. Maka kapten AS Roma itu pun meminta maaf jika rivalnya itu tersinggung karena ia hanya ingin merayakan kemenangan.

Laga Lazio kontra Roma yang berakhir 1-2 untuk tim tamu memang berjalan sangat panas dan sengit dari awal. Terbukti wasit harus mengeluarkan sembilan kartu kuning dan satu kartu merah dalam pertandingan itu.

Usai laga itu Lazio mendapat perlakuan tak mengenakkan dari Totti. Di depan fans Roma, pemain usia 33 tahun itu mengangkat dua jempolnya ke udara namun dalam posisi terbalik. Dan itu dianggap sebagai sebuah penghinaan oleh Reja dan ia pun meminta Totti dihukum 10 laga.

Merasa lawan berang atas tindakannya tersebut, Totti pun langsung menghaturkan maaf dan menilai apa yang dilakukan itu hanya sebatas euforia kemenangan saja, dan tak ada maksud untuk melecehkan 'Tim Elang Ibukota'.

Baginya wajar jika sebuah pertandingan antar tim sekota berlangsung dengan panas. Dan ia pun tak masalah dengan apa yang dilakukan para pemain Lazio di masa lalu yang sempat bersikap seperti Totti barusan.

"Saya meminta maaf jika ada yang merasa tersakiti karena cara saya dalam merayakan kemenangan ini. Saya membiarkan diri saya larut dalam atmosfer dan gairah kemenangan ini. Tapi saya tidak bermaksud menyakiti siapa pun," ujar Totti di Football Italia.

"Derby antara kami dan Lazio ya seperti ini dan setiap orang di Roma tahu itu dengan baik. Saya tidak kecewa jika seseorang menggunakan foto saat saya sedang menunjukkan sikap provokatif untuk memanas-manasi para pemain di Formello," sambungnya.

"Di masa lalu banyak pemain termasuk Biancocelesti merayakan secara berlebihan . Yang ada adalah selebrasi dan perlakukan sarkasme di akhir laga itu semakin mewarnai atmosfer yang sudah terasa di kota ini," pungkasnya
Readmore »

Reja : Totti Layak Dihukum 10 Pertandingan



Kalah atas AS Roma dalam Derby della Capitale benar-benar membuat Lazio 'panas'. Apalagi Francesco Totti mengeluarkan bahasa tubuh mengejek yang dianggap layak dapat hukuman 10 laga.

Laga antara dua tim ibukota Italia, Lazio vs Roma, berjalan sengit di Stadion Olimpico dengan sembilan kartu kuning dan satu kartu merah keluar dari kantong wasit.

Lazio sempat mencuatkan harapan untuk bisa keluar sebagai pemenang setelah bikin gol lebih dulu melalui Tommaso Rocchi. Namun I Lupi mampu membalas melalui Mirco Vucinic yang melesakkan dua gol sekaligus. Roma menang 2-1.

Usai laga tersebut Lazio harus menerima perlakuan tak enak dari Totti. Di depan fans Roma, sang kapten mengangkat dua jempolnya ke udara namun dalam posisi terbalik. Ini dianggap sebagai sebuah penghinaan oleh pelatih Edy Reja.

"Sungguh mengecewakan di akhir pertandingan harus dirusak dengan sikap seperti itu. Totti bisa menghindari melakukan bahasa tubuh seperti itu dan itu bisa memunculkan masalah. Itu bukan tindakan yang sportif," seru Reja di Football Italia.

Atas tindakannya itu, Reja menyebut kalau Totti layak dapat hukuman berat berupa larangan berlaga di 10 pertandingan.

"Ada banyak pelanggaran dan aksi keras, tapi tak ada yang terjadi di terowongan pemain. Saya pikir Totti harus dihukum 10 pertandingan," pungkas pelatih 64 tahun itu.
Readmore »

Hasil Pertandingan SERIE A : LAZIO vs Roma (1-2)



Sembilan kartu kuning dan satu kartu merah mewarnai Derby Ibukota antara Lazio dan AS Roma, Minggu (18/4/2010) malam WIB. Il Lupi hadir sebagai pemenang dengan skor 2-1 lewat dua gol Mirko Vucinic.

Duel yang dihelat di Olimpico Roma itu berjalan panas dan sengit sejak awal mengingat misi yang dibawa kedua tim. Lazio ingin menjauhi zona degradasi sementara Roma mau merebut kembali capolista yang 48 jam dikuasai Inter Milan.

Hal di atas tergambar dari wasit yang menghadiahi dua kartu kuning untuk Lazio yang bertindak sebagai tuan rumah, sementara Roma kebagian enam. Cristian Ledesma dari Lazio menjadi pemain yang terkena kartu merah.

Empatbelas menit laga berjalan Lazio unggul duluan. Umpan lambung Christian Brocchi menemui Rocchi yang masuk di antara kawalan Juan dan Nicolas Burdisso. Sambil menjatuhkan badan, Rocchi menyontek bola ke jala Julio Sergio.

Tak ada peluang lagi yang tercipta hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama. Lazio masih unggul 1-0.

Lazio punya peluang untuk menjauhkan skor di menit ke-47 setelah wasit menunjuk titik putih. Sergio Floccari yang maju sebagai eksekutor gagal menunaikan tugasnya setelah bola membentur kaki Sergio.

Enam menit sesudahnya Roma berhasil menyamakan kedudukan. Pelanggaran Alexandre Kolarov terhadap Rodrigo Taddei di kotak penalti membuahkan hadiah penalti. Vucinic sukses menyarangkan bola dari eksekusi 12 pas tersebut.

Vucinic! Free kick keras penyerang asal Montenegro itu di menit ke-63 menembus jala Fernando Muslera dan membawa Roma balik memimpin 2-1.

Pada menit ke-76 akselerasi Mauro Zarate di sisi kanan penyerangan Lazio berhasil menembus pertahanan Roma dan diakhirinya dengan tendangan keras mendatar yang masih tepat di pelukan Sergio.

Lazio harus bermain dengan sepuluh orang ketika Cristian Ledesma menerima kartu merah pada menit ke-90 karena memprotes wasit terlalu keras. Laga sepanjang 95 menit usai skor 2-1 tetap menjadi milik Roma. Laga derby ini semakin panas karena usai laga pemain dari kedua tim terlibat keributan kecil di lapangan.

Dengan raihan tiga poin ini membawa tim asuhan Claudio Ranieri balik ke puncak dengan 71 poin, unggul satu dari Inter, dengan menyisakan empat pekan lagi. Biancoceleste di posisi ke-16 dengan 37 poin, hanya selisih empat dari Atalanta yang menghuni posisi terakhir zona merah alias urutan ke-18
Readmore »

16 April 2010

Rocchi : Lazio Siap Tempur


Penyerang Lazio Tommaso Rocchi siap menghancurkan Roma saat kedua tim satu kota itu berduel pekan ini pada sebuah laga bertajuk Derby della Capitale.

"Kami siap tempur," tegas pemain berusia 32 tahun itu pada penggemar Biancoceleste yang berkumpul di gerbang Formello.

"Pertandingan ini sangat penting, kami sudah merasakannya. Kami tidak takut sama sekali."

"Klasemen tidak menggambarkan apapun, hanya 90 menit pertandingan yang akan menentukan. Kami mendapat dosis adrenalin yang tepat, Anda akan lihat nanti." tegasnya.

Roma memenangkan derby pertama musim ini dengan skor tipis 1-0. Saat itu kapten Giallorossi Francesco Totti memperlihatkan tanda jempol ke bawah sesaat setelah pertandingan usai yang berarti Lazio akan terdegradasi musim ini.

"Kami ingat peristiwa itu dan siap membalasnya."
Readmore »

Peruzzi : Lazio Akan Mengejutkan


Angelo Peruzzi pernah membela AS Roma dan juga Lazio. Saat menganalisa Derby della Capitale, Peruzzi menilai Francesco Totti bisa jadi penentu untuk Roma sementara Lazio mengandalkan kejutan.

Mantan Numero Uno Italia tersebut memulai karir bersepakbolanya bersama Roma pada tahun 1986–1989. Uniknya, mantan kiper tersebut justru mengakhiri karir bersama Lazio yang notabene adalah rival sekota Roma.

Akhir pekan ini tim terakhir Peruzzi akan bersua dengan tim pertamanya, Senin (19/4/2010) dinihari WIB, dengan Lazio berposisi sebagai tuan rumah.

"Derby kota Roma adalah pertandingan yang berbeda dengan laga-laga lainnya dan saya tahu bagaimana rasanya sebelum menjalani derby sebagai seorang pemain," kata Peruzzi di Football Italia.

Roma yang akhir pekan ini jadi tim tamu akan berusaha meraih kemenangan demi menjaga pucuk klasemen dalam usaha menjadi jawara Seri A. Peruzzi menilai Il Capitano Totti akan pegang banyak peranan dalam hal ini.

"Jika Totti dalam kondisi fisik yang bagus, dia bisa mengubah masa depan tim manapun, bukan hanya Roma yang beruntung bisa memiliki pemain seperti dirinya tersedia di saat seperti ini."

"Totti bisa jadi penentu untuk perebutan gelar dan tentu saja untuk pertandingan lawan Lazio," analisa dia.

Sementara untuk 'Si Elang' sendiri, yang sedang berusaha menjauhi zona maut, masih berpotensi bikin hasil di luar dugaan meski kurang diunggulkan atas 'Si Serigala'.

"Menurut saya Biancocelesti dapat mengandalkan tiga penyerang yang punya level tinggi: (Tommaso) Rocchi, (Sergio) Floccari dan (Mauro) Zarate. Saya akan bilang bahwa Lazio bisa bikin kejutan dari hal itu dan mereka harus memaksimalkannya untuk menang," tandas Peruzzi.
Readmore »

Lazio Akan Membuat Roma Kesulitan



Roma akan menghadapi ujian berat akhir pekan ini, dengan menghadapi Lazio dalam laga derby ibukota Italia.

Dengan performa saat ini, Roma menjadi pihak yang diuntungkan memenangi laga, namun pelatih Lazio Edy Reja menegaskan tak akan memberikan pertandingan yang mudah untuk pemuncak sementara Serie A Italia itu.

"Banyak sekali yang membedakan kami. Roma saat ini berada di performa yang lebih baik dan pastinya mereka lebih difavoritkan," ujar Edy Reja dikutip Football Italia.

"Tapi Lazio juga bermain bagus. Kami percaya dengan diri kami sendiri. Kami akan melakukan segalanya dan berniat untuk merebut setiap bola dan membuat Roma banyak mendapat kesulitan," tegasnya lagi.

Ditambahkan Edy Reja, timnya berniat untuk meraih poin penuh di pertandingan ini dan memberikan kepuasan kepada pendukung Lazio.
Readmore »

Lazio Harus Bayarkan Manfredini Kompensasi


Setelah harus melepas Goran Pandev ke Inter Milan berdasarkan perintah pengadilan, kini Lazio harus membayar kompensasi sebesar €80 ribu kepada Christian Manfredini.

Manfredini mengajukan Lazio ke meja hijau setelah bersengketa tentang pelanggaran kontrak. Lazio membekukan status beberapa pemain awal musim terkait isu kesetiaan terhadap klub.

Seperti yang dilansir Football Italia, pengadilan mengharuskan Lazio membayar kompensasi kepada Manfredini serta memulihkan status sang pemain dalam tim. Kemenangan ini menyusul jejak Pandev, tapi tidak dengan upaya Cristian Ledesma.

Gelandang asal Argentina itu juga berupaya membawa masalahnya ke pengandilan, tapi tidak berhasil dan kini kembali bermain untuk Lazio setelah menggelar negosiasi.
Readmore »

Muslera Tidak Akan Hengkang


Arsenal dan Manchester United (MU) mengakhiri pengejaraannya terhadap Fernando Muslera, setelah penjaga gawang asal Uruguay itu meneken kontrak lima tahun dengan Lazio.

Bulan lalu Muslesra sempat tergiur pindah ke Liga Primer, ketika tahu MU dan Arsenal menginginkannya. Namun Muslera tidak memberikan kepastian.

Dua raksasa Liga Primer itu mengamati Muslera sejak membuat debutnya pada musim 2007. Muslera tampil mengesankan di setiap laga.

Lazio diam-diam juga membujuknya untuk bertahan. Muslera juga tidak khawatir akan kemungkinan Lazio terdegradasi, dan bersedia terikat kontrak sampai 2015.
Readmore »

Ledesma : Lazio Akan Mengalahkan Roma


Gelandang Lazio Cristian ledesma menebar ancaman untuk memupus harapan Roma meraih Scudetto pada laga derby akhir pekan nanti.

Ledesma mengatakan Lazio tengah mempersiapkan diri sebaik mungkin dan siap mengerahkan segenap tenaga untuk memutar laju positif Roma sekaligus menyelamatkan Biancoceleste dari ancaman degradasi.

"Derby nanti akan berlangsung panas. Kami yakin bisa mengalahkan 'sepupu' kami, Roma," ujarnya di Il Corriere dello Sport.

"Mereka boleh berpikir akan menghadapi satu-satunya tim di Italia yang sedang mempersiapkan diri untuk mencari posisi aman sekaligus menghancurkan jalan mereka."

Roma saat ini memimpin Serie A Italia dengan keunggulan satu poin dari Inter.
Readmore »

8 April 2010

Stefano Mauri Perpanjang Kontrak Di Lazio





Laporan TMW melaporkan gelandang Lazio ini telah memperpanjang kontraknya hingga 2014


Terjawab sudah masa depan gelandang Stefano Mauri. Setelah sempat dikabarkan akan bergabung dengan klub lain, namun pemain milik Lazio ini akhirnya memutuskan diri untuk memperpanjang kontrak bersama klubnya hingga Juni 2014. 

Seperti dilansir dari laporan TMW, presiden Lazio Claudio Lotito dan agen Mauri, Tiziano Gonzaga, telah mendapatkan kesepakatan dalam perpanjangan kontrak. Sebelumnya kedua pihak ini telah intensif melakukan negosiasi sejak awal musim. 

Meski sempat tampil kurang mengesankan di awal musim ini, namun pemain kelahiran Monza ini akhirnya mampu memperlihatkan perannya yang besar sebagai salah satu pemain kunci buat Lazio. 

Sementara itu sejauh ini masih belum ada laporan resmi perihal perpanjangan kontrak yang telah diteken oleh Mauri ini. 
Readmore »